VIVAnews - Turkmenistan
sukses menggebuk tim nasional
Indonesia Pra-Olimpiade 3-1.
Namun, Oktovianus Maniani
menilai The Green Man tampil tak
lebih bagus dari Garuda Muda.
Sempat unggul melalui Titus
Bonay di awal pertandingan,
timnas Indonesia harus
mengakui kekuatan
Turkmenistan. Tim besutan
Kachumov Amanklych itu
membalasnya dengan tiga gol.
Pada pertandingan yang
berlangsung di Gelora Sriwijaya,
Jakabaring, Palembang, Rabu 23
Februari 2011 tersebut, timnas
Indonesia terlihat mengalami
kesulitan meladeni permainan
fisik Turkmenistan. Negara Asia
Tengah itu memang unggul
postur tubuh.
Meski tumbang cukup telak,
namun Okto menilai permainan
Turkmenistan tidak terlalu
istimewa. Gelandang mungil nan
lincah ini mengaku Turkmenistan
lebih beruntung di laga kemarin
malam.
"Kami kelelahan, tapi mereka
juga tidak lebih bagus daripada
kita. Mereka hanya lebih
beruntung. Mereka mengolah
bola dengan baik," papar Okto
saat ditemui VIVAnews di
Bandara Sultan Mahmud
Badaruddin II, Palembang,
sebelum terbang ke Jakarta,
Kamis 24 Februari 2011.
Okto sadar peluang untuk lolos
ke babak selanjutnya sangat
berat. Pasalnya, Indonesia harus
menang dengan minimal tiga gol
di leg 2 di Ashgabat, 9 Maret
2011. Namun, Okto berjanji
rekan setimnya akan
memberikan yang terbaik.
"Di leg 2, faktor tuan rumah
pasti akan menguntungkan
mereka. Tapi, kita akan berusaha
main lepas. Kalah menang itu
biasa, tapi kita harus
memberikan yang terbaik," tutur
winger Sriwijaya FC tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar